Monthly Archives: January 2014

Pebble Smartwatch

Pebble Smartwatch

Tren gadgets ke depan mulai merambah fashion seperti jam tangan dan kacamata. Ini dimulai sejak Apple mengeluarkan iPod nano generasi keenam yang bisa dipasang strap sehingga menjadi jam tangan. Sayangnya strap ini tidak termasuk dalam package penjualan sehingga sulit untuk mengkategorikan iPod nano generasi keenam sebagai gadgets jam tangan.

Justru yang muncul adalah jam tangan berbasis GPS seperti Timex Datalink, Garmin Forerunner, selain tentunya Nike+ GPSwatch atau Nike Fuelband. Ini dikhususkan lebih kepada pengguna yang senang berolahraga.

Yang ramai di kalangan pengguna gadgets justru Cookoo watch yang berfungsi sebagai jam tangan sekaligus notifikasi pesan masuk, camera shutter dan pengingat jika ponsel tertinggal.

Sony juga tidak mau kalah dengan mengeluarkan Sony SmartWatch berbasis Android. Generasi keduanya diluncurkan September 2013 lalu, bersaing dengan Motorola Motoactv dan Samsung Galaxy Gear. Sayangnya Samsung Galaxy Gear ini hanya tambahan bagi pengguna Samsung Galaxy Note3. Kemudian bisa juga mendukung Galaxy S4.

Cookoo, Sony Smartwatch, Galaxy Gear atau Motoactv belum sanggup menggoyahkan keinginan gue untuk mengganti iPod nano 6th gen + iWatchz. sayangnya, akhir tahun 2013 lalu ada musibah. layar iPod nano gw retak akibat terbentur. Spare part nya belum masuk Indonesia, dan barang tersebut sudah discontinued karena sudah ada iPod nano generasi ketujuh yang bentuknya berbeda. Tidak bisa sebagai jam tangan. Apple rencananya akan mengeluarkan iWatch pada 2014 ini, tapi belum ada kejelasan kapan akan diluncurkan.

Sementara itu, gue butuh jam tangan. Walau gue juga pengguna Android, tapi primary device gue adalah iPhone. So, gue mencari jam tangan yang bisa dipasangkan dengan iOS.

Sebenarnya ada satu yang bikin gue kepincut, saat ini sedang preorder. Yaitu Kreyos. Tapi karena belum ada di Indonesia, gue pun memutuskan untuk memilih Pebble.

Apa hebatnya Pebble ?

Jangan mengharapkan Pebble akan sekeren Samsung Galaxy Gear atau Sony Smartwatch, Pebble termasuk jam tangan cukup ekonomis dengan harganya yang $150. Fungsinya tidak lebih dari jam tangan tahan air hingga 5ATM dengan display e-paper sehingga dapat terbaca jelas walau dibawah cahaya matahari.

Secara fisik, Pebble kurang berkelas. bahannya plastik. Tapi layar depannya diklaim menggunakan scratch and shatter resistant lens with anti-glare optical coating. Strap nya juga bisa diganti dengan tali jam tangan lain berlebar 22mm.

Kelebihan lain Pebble adalah kesederhanaannya sehingga modul bluetooth nya mampu di pair dengan Android maupun iPhone. Batere diklaim bertahan 5-7 hari karena tidak menggunakan layar berwarna. Lebih okenya, dia memang benar-benar jam tangan. Artinya sepanjang waktu menampilkan layar dengan tampilan jam. Backlight nya bisa diaktifkan dengan shake atau menggoyangkan pergelangan tangan.

Di sisi lain, Pebble memiliki tampilan layar jam yang unik dan dapat diganti. Notifikasi yang masuk di iPhone/Android mampu dipush oleh aplikasi Pebble di smartphone untuk dibaca walau tidak seluruhnya. Pebble memberi alarm getar (vibrating alert) saat ada notifikasi sms, email ataupun panggilan telepon yang masuk.

Sayangnya, Pebble tidak memiliki fitur stopwatch. Kabel data nya pun spesial, sama dengan smartwatch pada umumnya sehingga gue mesti jaga dengan baik kabelnya dirumah. Sepertinya belum ada yang menjual kabel charge nya secara terpisah.

Developer App Pebble juga mulai serius menggarap aplikasi untuk bisa berjalan dengan Pebble. Defaultnya, Pebble mampu menjadi pemutar musik yang diputar di smartphone. Untuk aplikasi running, bisa dengan RunKeeper dan Runtastic.

Semoga ke depannya makin banyak aplikasi yang bisa memaksimalkan fitur yang ada di Pebble.

Gue sangat merekomendasikan Pebble sebagai jam tangan yang pas untuk dibawa kemana-mana tanpa harus dicharge sesering mungkin seperti smartwatch lainnya.

Leave a comment

January 3, 2014 · 8:29 am