Monthly Archives: November 2011

Fwd dari milis: Shit Happens

Berikut ini gue dapetin dari sebuah milis yang gue ikuti.. Isinya cukup menarik… Makanya gue pengen berbagi ke MPers:

Guys, Met malem. Seru yah dari kemarin ributin masalah antrian BB, sampe emailnya panjang dan distop mods πŸ™‚

Pasti ada pro dan kontra, semuanya memang demikian di dunia, makanya orang2 bijak sampe bisa bikin istilah Yin dan Yang, semua ada 2 sisi nya, termasuk kita, punya sisi baik dan punya sisi buruk.
That’s why kita mengenal karakter 2face di komik Batman, Gollum di LOTR, Dr Jekyll and Mr Hyde, bahkan Hulk. Semua inspirasinya sama, soal 2 sisi kepribadian. Tidak ada yang punya 1 sisi saja, semua punya ke-2 nya.

Antrian BB rusuh, jatuh korban, orang2 marah… itu wajar saja.
Apalagi mereka yang sudah ikut cape antri, akhirnya pulang dengan tangan hampa.
Ada yang menyalahkan RIM
Ada yang menyalahkan EO
Ada yang bilang orang indo ngga bisa tertib.
Ada yang bilang bohong 1000 unit.
dan masih panjang lagi rentetannya.

Memang paling mudah menyalahkan, tetapi belum tentu juga salah. (bingung kan?)

Akar mudah menyalahkan memang sudah ditanam di diri kita sejak jaman Adam dan Hawa, mungkin selalu diturunkan dalam DNA atau kromosom kita. Lihat saja di kisah tentang Adam dan Hawa, Hawa dibujuk makan buah terlarang, terus memakannya, dan membaginya kepada Adam.
Dan ketika Pencipta mereka bertanya, mengapa kamu memakan buah itu? Jawaban Adam: Hawa (yang Engkau ciptakan) menyuruh aku memakannya. Jawaban Hawa: Ular (yang Engkau ciptakan) yang menipu aku

Jadi memang itu adalah habit kita, paling mudah cara pertama adalah cari yang bisa disalahkan.

Apa berarti mereka yang protes salah? Tentu tidak, kembali lagi ke basic DNA kita, memang itu adalah habit kita.
Apa RIM, EO, Security tidak salah? Tentu tidak, semua punya andil menjadi rantai yang saling mempengaruhi.

Hanya maksudnya begini, seringkali proporsi kemarahan kita juga didasari sisi yang tidak lengkap.
Masih ingat kisah kita tentang gajah?
Ada 3 orang dengan mata tertutup dibimbing memegang gajah.
Yang pertama memegang ekornya, kemudian dia menggambarkan gajah sebagai seutas tali.
Yang kedua memegang badan gajah, kemudian dia menggambarkan gajah seperti tembok.
Yang ketiga memegang gajah di belalainya, dan dia menggambarkan gajah seperti ular.
Dan ke-3 nya akan berpendapat dirinya yang paling benar.

Dan sepertinya mereka yang marah , wajar. Menjadi tidak percaya akan penjelasan, wajar, karena terakumulasi hanya data dari 1 sisi cara pandang.

RIM membela diri , menjelaskan , juga wajar, karena mereka adalah sisi yang lain juga.

Yang ngga kebagian barang walau sudah cape antri , wajar kesal, kemungkinan bilang: coba RIM merasakan apa yang saya rasakan, cape antri, dorong2an, dimarahi, dan tidak mendapat apa2. RIM juga mungkin akan bilang gini: kami mengadakan diskon ini sebagai tanda apresiasi karena masyarakat Indonesia sangat menggemari BB, kami mencoba mepersiapkan sebaik mungkin..tapi semua akhirnya menjadi diluar kendali…

Yes , shit happens all the time πŸ™‚

Seringkali niat baikpun berujung bencana. Ingat kejadian yang sering berulang , ketika mau Lebaran, ada orang2 atau lembaga2 yang mau memberikan tali kasih, misal membagi sembako? Semua berebut, bahkan bisa berujung pada jatuhnya korban bahkan kematian. Apa yang dimulai dengan tujuan niat baik, belum tentu berujung baik dengan rasa syukur dan terimakasih.

Yes , shit happens.

Sekarang semua sudah kejadian, marah2 hanya bikin malem ini kita susah tidur.
Apa yang bisa membuat hati lebih lega? move on.. percaya semua ada hikmahnya.
Seringkali shit happens for a reason.. mungkin mata kita belum melihat sekarang ini hikmahnya, tapi nanti mungkin kita akan melihatnya.

Well misal kita ambil cerita yang sangat disukai oleh si Syd (salah seorang member milis), about Steve Jobs.
Orangtuanya tidak membesarkannya, membiarkannya diasuh oleh orang tua angkat, pandangan orang2 akan bilang bahwa dia ditelantarkan. Kesukaannya akan IT, dia malah terdampar di kelas kaligrafi. Saat itu sepertinya shit happens.
Tetapi akhirnya dia mensyukuri, kalau dia ditelatarkan, itu membentuk dia mandiri, dan dia kenal kaligrafi sehingga mac bisa punya huruf yang bagus di dalamnya.

Siapa tahu setelah kejadian ini, vendor2 yang akan kasih harga diskon, yang mengundang masa, membuat aturan dan persiapan lebih baik.
Mereka yang mau mengantri juga belajar dari peristiwa yang sudah2, untuk bersiap lebih baik.

Siapa tahu kejadian ini membuat RIM melihat , terlalu beresiko membuang miliaran buat orang yang haus akan BB baru dalam antrian, mungkin mengkonversinya untuk program internet disekolah2 terpencil, untuk beasiswa, untuk memajukan developers lokal, membantu pelatihan UKM dll.

Mengomentari kinerja orang memang lebih mudah , daripada berdiri menjadi mereka, kalau orang bule bilang step in his shoe.
Komentar kita tentang gajah akan menjadi berbeda, kalau mata kita tidak tertutup dan bisa melihat seluruh sosoknya dengan lebih utuh.

Bisa jadi kita seperti Harry Potter, dia membenci prof Snape dari masa sekolah sampai mencapai puncak benci ketika snape membunuh Dumbledore. Terakhir dia baru mengerti , bahwa sebenarnya prof Snape sangat menyayanginya, the real hero, bahkan memberikan nama snape untuk anaknya.

“Yap, tapi saya masih kesal, cape, geram, sudah antri tapi ditelantarkan”… dan teman2 nya mengiyakan sebagai solidaritas..

Selalu ada 2 sisi pilihan,
Pertama , orang yang beranggapan kalau marah harus dikeluarkan, karena takut marahnya kalau tidak disalurkan menjadi kanker:-)
Kedua, orang yang menganggap lagu di Sound of music ada benarnya, ini penggalannya:

Girls in white dresses with blue satin sashes,
snowflakes that stay on my nose and eyelashes,
silver white winters that melt into springs,
these are a few of my favorite things.

When the dog bites, when the bee stings,
when I’m feeling sad,
I simply remember my favorite things,
and then I don’t feel so bad.

—–

Jadi cara satunya adalah mencoba melihat dari sisi baiknya, dengan ini kita lebih mudah move on.
Kita boleh jadi tidak suka BB dengan kejadian seperti ini, si Syd (rekan milis) sudah lama melihatnya sebagai barang yang tidak harus dimiliki, saya sudah lama mengajak banyak orang melupakan BB dan pindah ke another choice.

Tetapi ada hal yang tidak bisa dipungkiri, seperti saya tidak bisa mengatakan kalau android memiliki jasa yang paling besar, mengenalkan banyak warga Indonesia terbuka matanya bahwa ada teknologi yang namanya Internet. Blackberry yang melakukannya di Indonesia. Mungkin nantinya BB nyelem seperti terjadi di negara2 lain, dan orang beralih ke android, tetapi itu tetap tidak bisa menghapus sejarah, bahwa BB yang menjadi awal booming orang dinegara kita mengenal internet.

Menkominfo bisa saja mengatakan (mungkin) bahwa program pemerintah, internet masuk desa, yang membuat orang2 melek internet, tetapi kita mengetahui, BB bergaung lebih nyaring dalam pekerjaan ini.

BB yang membuat kita menjadi negara ke 2, pemakai facebook terbesar.., bukan komputer rumah, dan bukan internet masuk desa.

BB yang membuat negara kita menjadi urutan pengguna twitter ke-6
BB yang membuat kaum gaptek, mau berkenalan dengan internet…lihat orang-orang tua sekarang bergabung dalam bbm, bb group, untuk bisa berhubungan dengan kolega2nya, anak2nya, bahkan cucu2nya.

Banyak sisi negatif dari BBm, (seperti kita tidak boleh lagi menggunakan istilahnya, autism), tetapi banyak yang mengalami kebaikan dengan BBm, misal entah sudah berapa triliun nilai transaksi bisnis terjadi hanya diatas BBm, kesempatan kerja, bertemu kawan lama, belajar, dll.

Saya sangat menggilai android, tetapi jika saya mengambil BB istri saya dan memaksany
a memakai android, bisa jadi bukan hanya merebut kebebasannya memilih, tetapi juga merampas letupan2 senyum dia dibanyak kesempatan, ketika bisa curhat dengan adiknya, mendengar keponakannya say hello lewat voice over bbm, ketika dia berbagi pengalaman dengan group bb penyayang anjing, ketika dia bisa bertemu teman2 smp, sma nya dll

Walau saya sudah menganggap teknologi BB ketinggalan jaman, tetap saja saya harus melihat sisi baik bahwa dia membuat istri saya dalam ke super sibukkannya, memperoleh sedikit hiburan didalamnya. (Jadi istri saya BBers sejati? tunggu sampai ada cerita berikutnya, bahwa tablet dia bukan playbook :-D)

So, bukan maksud menggurui, ketika kita kesal dan marah, itu hanya menggerogoti diri kita sendiri, membuat larut malam tidak bisa membuat mata terpejam nyenyak. Semua orang berbuat salah setiap kali, dan shit happens all the time, Tetapi mencoba melihatnya dari sisi baiknya membuat kita lebih mudah memaafkan dan move on.

Enjoy your sleep πŸ™‚

Salam,
Lucky Sebastian

Tulisan ini bener-bener menyejukkan hati.. gak seperti kebanyakan orang yang berkomentar negatif terhadap satu sisi.. ya gak kayak gue laaah.. jelas banget kan kalo tulisan gue gak akan semutu ini.. :p

udah dulu yak, masi banyak kerjaan…

26 Comments

Filed under Uncategorized