Monthly Archives: October 2008

Tentang PSU

K

ehadiran Power Supply Unit (PSU) di sebuah sistem komputer seringkali diabaikan.
Berdasarkan pengalaman gue ngerakit komputer selama ini, komponen PSU paling sering dikesampingkan dan bahkan dilupakan.

Gak sedikit malah beli casing yang udah include PSU, padahal PSU bawaan casing kebanyakan adalah PSU abal-abal yang seharusnya punya label “semoga awet”. Yah emang ada juga produsen casing bermerek ternama yang membundle casing dengan PSU yang juga bagus . Tapi tentunya harganya juga jauh diatas harga casing umum kebanyakan yang dijual di toko komputer.

Diabaikan? Ya.. Coba deh.. Lihat persentase orang yang lagi ingin merakit komputer. List apa yang ada di sana?
umumnya kurang lebih kayak gini

Case: _____________________
Motherboard: _____________________
Processor: _____________________
RAM: _____________________
HDD: _____________________
ODD*: _____________________
Keyboard: _____________________
Mouse: _____________________
Monitor: _____________________
Speaker: _____________________

*Optical Disc Drive. mis: DVDROM/Combo/DVDRW/Blu-Ray

Untuk kebanyakan kasus ngerakit komputer, memang PSU ini kurang mendapat perhatian mengingat budget selalu terpatok kepada poin2 diatas.

Alasannya “Kalau udah dapet PSU dari casing, kita kan bisa ngasih alokas tambahan budget untuk prosesor yang lebih bagus, nambah ram atau beli vga yang bagusan“.

Well, kalau misalnya spek PC nya masih dalam kategori low end, mungkin tidak ada masalah menggunakan PSU abal-abal bawaan casing. Sekali lagi mungkin lhoo.. Mengingat gak sedikit yang baru ngerakit komputer, sekitar beberapa bulan kemudian ganti PSU lagi.. terus pake PSU abal-abal under $10 (sebut aja 2 merek yang sering ditemui.. MENTARI dan EPRO).. lalu setelah capek gonta ganti PSU abal-abal, akhirnya beli PSU yang ‘agak bener’ sesuai speknya.

Sesuai Spek? Oh pastinya..
Sebelum memutuskan untuk membeli komputer rakitan (dan setelah menulis spesifikasi teknis di luar PSU), sangat disarankan untuk menghitung kebutuhan daya untuk sistem kita.
Salah satu yang menurut aku paling bagus ada di http://www.extreme.outervision.com/psucalculator.jsp

Kurang pahamnya sebagian orang mengenai PSU ini kadang dilontarkan dengan pertanyaan

“Kalo pake PSU dengan watt gede, ntar tagihan listrik gue naek dong”

Perlu diketahui bahwa PSU hanya mengalirkan tenaga sebesar yang dibutuhkan. Kalau misalnya pun menggunakan PSU 1000W, tapi yang dibutuhkan cuma 400W, ya daya ke PLN tetap 400W. Malah ada kasus tagihan listrik turun karena PSU yang berkualitas dan efisiensi yang tinggi.

Satu hal penting lagi..
Jangan terkecoh dengan Tipuan Label PSU.

Memang gak salah untuk percaya dengan Label PSU. Tapi juga gak salah untuk bilang “ada harga, ada kualitas”.

Sebagai pertimbangan, label PSU biasanya ditulis berdasarkan kondisi ambient suhu ruangan ketika psu diberi beban secara terus menerus (continous) atau dalam kondisi full load.

Yang jadi masalah adalah label PSU yang wattnya dibesarkan. Seringkali label PSU gak masuk akal, karena pabrik sebenarnya memberi asumsi suhu ruangan 25°C dan suhu internal PSU kurang dari 40°C. Pada kebanyakan PSU, rata-rata suhu PSU melonjak 15°C saat full-load. Akibatnya, PSU bisa turun daya maksimumnya dari kisaran 33%-50%.

Jadi kalau PSU abal-abal ‘ngaku’ ngasih 500W, saat full load, dayanya bisa didiskon 33-35%!

Disisi lain, pabrik PSU yang baik bukan melebih-lebihkan daya yang dihasilkan, tapi justru ‘menurunkan’ dengan cara menulis di label PSU rating yang lebih rendah.

Contoh:
OCZ Powerstream 420W aslinya adalah 480w
OCZ Powerstream 520W aslinya adalah 600W
OCZ Powerstream 600W aslinya adalah 700w

Hal ini gue alami sendiri dengan PSU Tagan 530W yang baru almarhum. Ketika menggunakan PSU Calculator, perkiraan kebutuhan daya PC gue adalah 539W. Seharusnya tidak cukup dari awal toh? Tapi kenapa sebulan ini ternyata dia bisa bertahan? Nah itulah sebabnya..

So, gue sih nyaranin budget untuk PSU sekitar 10-15% dari total anggaran komputer kita. Jadi kalau kita punya sistem seharga 5jt, ya sepantasnya lah anggaran untuk PSU sekitar 500-750rb.

cuma sekedar sharing info aja.. Siapa tahu bermanfaat.

related sources

pic from here

10 Comments

Filed under Uncategorized

Quick Update

berhubung lagi agak santai sebentar
lagi ada komputer dan internet
dan karena udah lama juga ga ngisi multiply ini
nyempetin nulis dulu deh

Well.. Alasan utama kenapa aku jadi jarang ngempi itu karena ada selain kerjaan yang lagi lucu-lucunya (jamin deh walau lucu gak bakal sempet ketawa even sebentar), ada masalah juga dengan PC tercinta dirumah.

Seperti aku tulis di plurk, bahwa PSU Tagan 530W yang telah menemani aku sejak 24 Maret 2006 akhirnya wafat 25 Oktober 2008 kemarin.

Padahal banyak foto yang belum diupload.. diantaranya waktu ketemu beberapa plukers pas acara press conference pesta blogger 2008, makhluk aneh di mobilku dan ketemuan ma alan n shanti yang lagi di jakarta..

Emang sih bukan alasan untuk gak upload foto cuma karena PC mati. Toh ada laptop? Yah cuma karena emang lagi sibuk aja sehingga ga sempet upload. Mudah2an sekarang ada waktu untuk free time sebentar sebelum nanti sibuk lagi..

7 Comments

Filed under Uncategorized

Doaku untuk mereka

satu windu yang lalu
23 Oktober 2000

“Riq.. Nenek sakit.. Mau dianter ke RS Islam Cempaka Putih. Kamu mau ikut?”
“Yah ibu.. Eriq ada acara ulang tahun temen nih, diajak makan siang di McD tebet”.
“Oh ya sudah kalau gitu. Doain nenek ya”

Akupun akhirnya pergi dengan motorku ke McD Tebet. Baru kurang dari 100m dari rumah, ada perasaan tak enak menyelimuti hati dan pikiranku. Kemudian aku menelpon temanku yang berulang tahun dan membatalkan janjiku kesana. Ya, aku ingin mengantar nenek ke RS.

Semenjak ditinggal Kakek 1 September 2000, Nenek aku ini menjadi Nenek satu-satunya kesayangan aku. Karena Nenek aku yang satu lagi — dari pihak ayah sudah dipanggil juga 8 hari setelah meninggalnnya kakek aku.. ya.. 9 September 2000.

Mana mungkin aku bisa lupa?
1 September 2000
9 September 2000.
1 dan 9.. gabungkan keduanya.. Ya.. 19 September.. My birthday..
19 September 2000 menjadi masa duka buat aku.. karena hanya terpaut 8 hari aku sudah kehilangan satu kakek dan satu nenek. Tepat di ulang tahun aku ke 18.

Dan..
Seumur hidupku, semenjak aku bisa menyetir mobil.. Aku belum pernah nyetirin mobil untuk nenek aku dari pihak ibu..

Siapa sangka.. hari itu menjadi hari pertama dan terakhir kalinya aku mengantarkan nenek. Karena 2 hari kemudian, nenek aku dipanggil juga oleh Allah SWT.

Aku menangis.. Ya.. Aku menangis..
Kenapa begitu cepat aku kehilangan mereka?

Aku teringat kalimat nenek aku
“Nenek mah kalau sakit pengennya cepet aja.. Ga pengen kayak kakek kamu.. Nyusahin anak cucu”

Dan ternyata.. Doa nenek aku itu terkabul.. Hanya 2 hari di RS, nenek aku pun meninggalkan kami untuk selamanya. Padahal sebagai cucu, kadang aku ngerasa pengen selalu ada di samping nya.. Menjaga dan merawat beliau. Kenapa harus secepat ini?

Belum selesai duka aku..
Jam 10 malam.. saat aku sedang berada dirumah duka.. Ayah meneleponku kalau kakek juga sudah meninggal..
Padahal kakek aku sempat ngomong
“Besok kita melayat ke sana” (rumah nenek aku)
Tapi seperti janjian, kakek menyusul beberapa jam kemudian.

Aku teringat kenangan aku satu windu yang lalu
Setelah melihat sebuah bingkisan lebaran dari om aku yang sangat menyentuh..

Berupa foto kakek nenek..
Dengan Doa untuk Orang Tua..

Jurnal ini aku buat untuk mereka..
Kakek Nenek kesayangan aku..

Doa untuk Orang Tua


Ya Allah,
Rendahkanlah suaraku bagi mereka
Perindah suaraku di depan mereka
Lunakkanlah watakku terhadap mereka dan
Lembutkanlah hatiku untuk mereka

Ya Allah,
Berilah mereka balasan yang sebaik-baiknya
Atas didikan mereka padaku dan
Atas kasih sayang yang mereka limpahkan padaku
Peliharalah mereka
Sebagaimana mereka memeliharaku

Ya Allah,
Apa saja gangguan yang telah mereka rasakan,
Atau kesusahan yang mereka derita karena aku,
Atau hilangnya sesuatu hak mereka karena perbuatanku,
Jadikanlah itu semua
Penyebab rontoknya dosa-dosa mereka,
Meningginya kedudukan mereka dengan perkenaan Mu ya Allah,
Sebab hanya Engkaulah yang berhak membalas kejahatan dengan kebaikan berlipat ganda

Ya Allah,
Bila Maghfirah Mu telah mencapai mereka sebelumku
Izinkanlah mereka memberi Syafa’at untukku
Tetapi jika Maghfirah Mu lebih dahulu mencapai diriku
Maka izinkanlah aku memberi Syafa’at untuk mereka
Sehingga kami semua berkumpul bersama dengan Santunan Mu
Di tempat kediaman yang dinaungi Kemuliaan Mu, Ampunan Mu serta Rahmat Mu

Sesungguhnya Engkaulah yang memiliki Karunia Maha Agung
Serta Anugerah yang tak berakhir dan
Engkaulah yang Maha Pengasih diantara semua Pengasih

Amiin

30 Comments

Filed under Uncategorized

Salah Colok!

*curhat senewen di pagi hari, sumpah ga penting abis.. jadi jangan menghabiskan waktu bekerja di kantor buat baca beginian yaa*

Ceritanya nih..
Setelah beberapa minggu gak pake esia (karena ga ada ponsel nya)..

Semalem gue dikasih pinjem hp nokia lama untuk bisa dipasangin sim card esia gue..

Fyi.. Gue suka ninggalin charger ponsel tersambung ke colokan listrik. Jadi lagi butuh untuk charging ya tinggal colokin aja.

Nah semalem, karena udah ngantuk pisan.. Plus keadaan kamar yang minim penerangan, gue asal ambil kabel charger untuk ngecharge ponsel nokia lama itu..

Then gue pun pergi ke alam mimpi..

Pas bangun pagi.. Ngecek hp.. kok bar nya gak jalan2.. Dinyalain gak mau. Aneh, secara udah lebih dari 6 jam dicharge.. (padahal seharusnya 1 jam juga udah penuh, namanya juga ketiduran)

Trus pas ngelepas chargernya dari stop kontak karena mau dibawa ke kantor (abis bingung, kenapa semaleman di charge ga idup).. barulah gue sadar..

“Lah.. ini kenapa chargernya bisa gue lepas utuh? bukannya ujung satunya harusnya nempel di ponsel gue?”

*glek*

Begitu sadar, gue langsung tarik kabel yang menclok di nokia itu

Omg!!
Ternyata yang gue pake untuk charging ponsel nokia itu adalah charger untuk speaker iPod gue!!

Langsung liat adaptor chargernya..

di charger nokia tertulis outputnya : DC 5.7V/800mA
sementara di charger yang gue pake semalem tertulis outputnya: DC 12V

HEH?? Kelebihan tegangan 6V dong..???

Hiks.. Jangan sampe mampus dong.. Lu kan ponsel pinjeman.. Masa gak gue beli tapi gue ganti sihh.. 😦

Saking keselnya.. Gue liatin terus tuh kedua colokan yang emang mirip abis satu sama lain. Gue cari colokan model bunder yang ada dirumah.. Kali2 ada yang serupa..

Nyatanya? BANYAK, sodara-sodara !!

Mulai dari modem, router, radio, colokan telepon cordless, sampe colokan buat emergency lamp.. Halaaah… kenapa pula seh semua colokannya sama?? Gue belum bisa mastiin juga apa adaptor maenan Remote Control (RC) dan raket nyamuk juga menggunakan colokan yang sama.. Ada yang berminat bantuin?

Tsk.. Mungkin itu sebabnya Nokia yang sekarang ganti charger model makin kecil kali yah.. biar beda sama yang lain? Tapi kenapa kok tetep aja mirip sama charger keyboard gue? aaagh..!!

Emang dasarnya gue mesti lebih ati-ati kali yehh..

Hemph..

Akhirnya gue coba colokin tu nokia di kantor. Berharap bisa charging..
Untungnya sih bisa charging.. Dan akhirnya setelah beberapa menit charging, gue aktifin (sambil tetep charging)..

Ternyata.. NYALA!!
Huhu.. Seneng dikit nih ceritanya..
Tapi gak tau deh.. Semoga aja ntar setelah full, bisa jalan dengan bener..

pesan moral cerita ini:
berhati-hatilah dalam menggunakan charger!

gambar dari sini

52 Comments

Filed under Uncategorized

[Tips] Download di Internet

Daripada ngejelasin satu-satu, lebih baik bikin jurnal kayak gini untuk ngejawab pertanyaan seputar download file di internet.

Seringkali gue dapet pertanyaan tentang gimana caranya download program, games, e-book, film, videoclip, mp3, movies, hd movies, dan lain-lain di internet.

Hem.. Gue nulis ini bukan karena gue ahli dalam dunia per-download-an, tapi setidaknya ini salah satu cara yang umum gue pake untuk download apapun di internet — terutama lewat web. Mungkin bisa sharing sama kalian yang belum begitu ngerti, dan mohon koreksian kalau ada yang salah.

First of all.. Yang gue butuhkan untuk download di internet adalah:

  1. Komputer dan koneksi Internet (ya iyalah.. ini mah ga usah dibahas)
  2. Software download manager
    Keberadaannya tidak mutlak, tapi coba gimana rasanya kalo lagi tengah-tengah download, mendadak koneksi putus. Ulang dari awal lagi dong? Makanya software ini buat gue hukumnya hampir mendekati wajib. Biasanya gue pakai FlashGet.
    Sebenarnya masih banyak downloader lain yang bisa digunakan semisal IDM, FDM, DAP, Go!Zilla dan lainnya. Terserah mau pake yang mana. Most of all free kok..
  3. E-mail account
    Buat yang udah punya e-mail account utama, gue saranin bikin lagi. Gue ga nyaranin pake email account utama untuk verifikasi registrasi di forum-forum underground semacam ini. udah banyak penyedia email gratisan kan? tapi gue saranin sih pakai gmail. spam filternya lebih baik dibanding kompetitornya,
  4. Gunakan Forum
    Banyak banget website yang menyediakan link download untuk file apapun yang kita butuh. Dan untuk kebanyakan, gue sangat tidak menyarankan untuk nyari di google atau search engine. Karena banyak website dan forum yang sengaja dibuat untuk member only sehingga tidak ter-crawl oleh google maupun search engine manapun. Bisa aja sih ada di blog gratisan, tapi biasanya link yang sudah gampang masuk google gampang sekali expired.
    Sekedar tambahan info, gue biasanya maen ke forum-forum berikut:
    http://www.warez-bb.org
    http://www.warezscene.org
    http://www.tehparadox.com
    http://www.projectw.org
    http://www.indomp3z.us
    http://www.kaskus.us
    http://www.hdmania.org
    http://www.hddstudio.net
    http://www.indowebster.com
    dan tentunya masih banyak banget sumber forum lain yang ga terhitung jumlahnya. Setelah mampir, pastikan sign up dengan e-mail baru tadi, dan setelah diverifikasi, login. barulah pencarian dimulai.
  5. Coba bersosialisasi dulu
    Beberapa forum tidak langsung bisa digunakan untuk download. Melainkan ada minimum post untuk bisa melihat link download (contoh di IMz). Forum luar biasanya lebih free untuk yang ga demen basa basi di forum. Tapi dengan post yang lebih tinggi, biasaya akan dapat keuntungan lebih.
  6. Dapetin Link Download
    Biasanya file yang kita mau itu tersimpan di penyedia file sharing seperti Rapidshare, Megaupload, Megashares, Netload.in atau lainnya. Dan untuk itu gue saranin minimal punya salah satu account dengan cara bayar. Bayar? Ga free dong? iya sih.. Tapi bisa aja patungan di forum2 tadi untuk beli 1 account rapidshare asli misalnya. tentu ada rules nya. atau beli pakai fraud (dosa tanggung sendiri ya). Sebenernya yang tadi disebutin ada mode free usernya sih, cuma tentunya ada limitasi. entah harus nunggu berapa lama untuk download lagi, tidak adanya support untuk download manager, maupun speed yang lebih lambat. Buat orang indo yang pengen download gratis server lokal, bisa coba indowebster.
  7. Cara Lain
    Sebenarnya selain melalui forum, banyak sekali metode untuk pencarian file di internet. Misalnya menggunakan peer-to-peer software seperti Bearshare, Limewire, Ares, Torrent ataupun IRC. Tapi cara ini menurut aku lebih riskan. Karena selain harus menunggu user nya online, berpotensi diserang oleh user lain yang terhubung ke komputer kita melalui program yang sama.

Ada yang mau menambahkan?

gambar dari sini

56 Comments

Filed under Uncategorized

Gaptek!

Dialog berikut ini sering terjadi di kantorku

“Riq.. komputer saya kok ga mau nyala ya monitornya?”
*nyamperin, liat semuanya sudah oke.. gak ada masalah…
“Oh.. ini mah cuma tinggal teken aja tombol power monitornya, bu..”

“Eriq..!”
“Ya paak..”
“Gini.. ada aplikasi keuangan dari flash disk yang sudah saya copy ke desktop.. Kok ga mau jalan ya?”
*liat icon di desktop yang ada tanda shortcut nya
“Pak.. ini mah cuma ngopy shortcutnya aja.. Aplikasinya mah tetep ada di flash disk.. Flashdisk nya mana?”
“Waduh.. udah saya format isinya.. Kirain sudah dicopy semua”
“…” (dia ngerti cara format flash disk, tapi gak ngerti cara ngopy data dengan bener)

“Riq..!”
“ya..?”
“ini.. kok saya ga bisa ngeprint ke komputer yang di ujung ya”
(fyi, di kantor gue pasang switch sehingga bisa sharing printer dengan jaringan)
*liat icon network cable disconnected di tray windows.. berarti gak nyambung ke jaringan.. terang aja ga bisa ngeprint.. pas ngecek kabel..
“Lhoo..? kabel yang saya pasang untuk komputer ini kemana ya?”
“Ohh.. itu kabelnya berantakan.. jadi saya lepas dan saya gulung, ada tuh di laci”
“…”

“Riq..!”
“Iyaa..”
“Masa data gue hilang!”
“Hah? kok bisa?”
“Tadi ada pilihan do you want to format it? yes or no.. gue pilih yes.. terus semuanya hilang”
“…”

Itu baru beberapa contoh kasus yang gue inget..
Masih banyak kasus yang lebih ribet kalo dijelasin lewat tulisan..
Mulai dari nyari file yang dia sendiri ga inget nama file dan lokasi nyimpennya sampai kasus penanganan virus dengan menghapus file nya… komputer ga mau boot karena dipasang disket sampai nanya gimana cara bikin e-mail..

Hhhh…

cape deeeh….

*gambar dari sini

89 Comments

Filed under Uncategorized

Serba Salah Jalan di Jakarta


Selama 26 tahun hidup gue di Jakarta..
Gue ngerasa makin lama Jakarta makin sumpek.. Yang gak tau sumpek.. Apa ya.. Sempit? Yah ga sempit juga.. Tapi mungkin karena terlalu banyak orang numplek, jadi gitu deh.. yang ga tau artinya numplek, coba tanya om gugel aja deh…

Berbagai mode transportasi udah gue coba jalanin.. Tetep aja gak ada satu yang bikin gue nyaman..

Let’s see..

  1. Mobil Pribadi (bawa sendiri)
    Bawa mobil sendiri di Jakarta? Whew.. Modal utama mobil itu jelas harus pake AC.. Gak pake AC? yah mesti siap harus bersauna deh.. Jakarta tuh panas jek.. Belum lagi macetnya yang bikin kepala juga ikutan panas.. Panas luar dalem udah jadi hari-hari warga jakarta deh pokoknya..
    Kalo bensin mah ga usah dipertimbangkan ya.. Namanya kendaraan sendiri ya udah pasti pake bensin. Paling2 tambahan uang-uang receh yang harus disiapkan tiap kali ada pengamen, asongan, banci, sampe pengemis yang selalu setia menanti di tiap lampu merah.
    Kelebihan: Nyaman di jalan (buat yang pake AC), bebas hujan,
    Kekurangan: Mesti ati-ati sama jam three-in-one, susah cari parkir, terjebak macet dan mesti siap bertempur dengan sopir maupun kenek angkutan umum yang brutal.

  2. Mobil Pribadi (nebeng)
    Sebenarnya gak ada bedanya antara bawa sendiri dan nebeng, tapi kalo nebeng.. setidaknya kita tidak perlu stress untuk nyetir.. Paling banter cukup ikutan saweran bensin, uang tol atau parkir.. Itu juga kalo masih tahu diri lhooo..
    Kelebihan: Hemat biaya.. Bisa milih mobil, tergantung temennya..
    Kekurangan: Bisa berakibat retaknya persahabatan, kalau gak tahu diri

  3. Taksi
    Pengen kenyamanan mobil pribadi tanpa harus stress mikir nyetir di tengah macet dan nyari parkir di mal? pake taksi.
    Taksi di jakarta bervariasi kok, dari yang jelek sampe yang bagus.. Dari ford jaman dulu sampe Alphard terbaru juga ada.. Asal siapin uangnya aja..
    soal tarif, udah ada argo.. Tinggal tergantung Tarif Bawah atau Tarif Atas. Gak perlu negosiasi harga lagi..
    Kelebihan:
    Gak perlu nyetir, ga perlu nyari parkir, bebas three-in-one
    Kekurangan: Biaya agak mahal, mesti pinter milih armada taksi.
  4. Ojek Motor
    Sering mangkal di lampu merah, langsung nguber pejalan kaki yang kebetulan melintas, atau para penumpang armada lain yang baru turun.. Naik ojek motor ini cukup ngebantu buat ngirit waktu tempuh.. Relatif lebih anti macet dibanding lainnya.. Walau ga jaminan bebas macet lho ya..
    Kelebihan:
    lebih cepat, tarif bisa nego (karena tarifnya bisa sama atau malah lebih mahal dari taksi, lho.. cuma menang lebih cepat aja). bisa menjelajah gang-gang sempit di jakarta dan lebih mudah kalo nyari jalan (kadang bisa lawan arah!).
    Kekurangan: berpotensi rambut kusut dan gatal (karena pake helm dibawah standar dan tiupan angin), mesti selektif milih motor dan pengemudinya (asli pernah gak enak ngeliat motor astrea tahun 70an dengan pengendara kurus kering menawarkan jasa ojek ke gue yang berbadan tambun). Oh satu lagi, tidak direkomendasikan saat hujan atau jalanan becek.

  5. Ojek Sepeda
    Jarang ditemukan sih emang, tapi gue seringkali nemuin ojek model ini di daerah stasiun kota.. Pernah nganterin gue dari glodok ke mangga dua. Niatnya bukan karena ga ada ojek motor atau mikrolet sih.. Tapi itung-itung ngebantu sesama lah..
    Kelebihan: Bisa membantu ekonomi para tukang kayuh sepeda
    Kekurangan: Jok agak kecil, posisi duduk kurang nyaman, dan relatif lebih lama sampai dibanding pakai cara lain — selain jalan kaki, tentunya.
  6. Transjakarta / Busway
    Mode transportasi ini lagi naik daun di Jakarta. Dulu sih dibenci.. sekarang malah dicari.. (Mungkin benci tapi butuh kali ya?).. Dengan tarif 3500,- bisa menikmati bus AC dengan jalur khusus busway. Pramudi nya kadang cantik lho (ga penting juga ya? :p) Kalau penerapannya bener, seharusnya busway ini membantu untuk sampai tujuan dengan lebih cepat dan murah. Tapi apa iya aman? Buktinya beberapa kali temen kena kasus pencopetan, dan aku sendiri pernah terjepit pintu busway ketika sedang penuh..
    Kelebihan: Relatif murah, anti macet karena jalan di lajur khusus (tapi apa iya lajurnya ga diisi kendaraan lain?)
    Kekurangan: Susah nyari tempat duduk, berpotensi bikin kaki kram dan kepanasan di halte busway karena kelamaan nunggu.
  7. Bus Gede [Patas AC/Damri, PPD, Mayasari Bakti]
    Bus ini banyak ditemukan di jalan-jalan protokol Jakarta. Tujuannya pun berbeda-beda, tergantung dari rute — dan tulisan yang biasanya ada di kaca depan belakang busnya. Khusus Damri, ini jadi favorit gue tiap kali berangkat ke airport.. Daripada pusing mikirin macet di jalan, bayar tol mahal ataupun bayar parkir mobil di airport, mending pake damri.. toh gak bawa banyak barang juga
    Kelebihan: Banyak beredar, bisa menjangkau yang tidak terlewati busway.
    Kekurangan: Ngamen dan pedagang asongan yang ikut masuk bus.
  8. Bus Nanggung [Metromini, Kopaja]
    Bus model begini yang sering jadi sasarah sumpah serapah para pengemudi jalanan lainnya, karena biasanya supir dan keneknya relatif lebih memanjakan para calon penggunanya dengan mangkal di mana-mana. Alhasil kemacetan pun terjadi di belakang bus yang biasanya mangkal itu. Larangan stop maupun putar tidak menjadi penghalang bus model begini. Entah emang budeg atau emang dasar ndableg aja.. Tiap kali diklakson atau dicaci maki, mereka tetep aja diem. Mereka tidak pernah merasa bersalah..
    Kelebihan: Bisa diberhentikan dimana saja
    Kekurangan: Bisa diturunkan dimana saja pula (tergantung supirnya mau sampe tujuan apa engga), Tidak direkomendasikan yang berbadan tinggi, mesti sabar-sabar diklaksonin orang lain. Belum lagi polusi yang diakibatkannya.
  9. Mikrolet
    Biasanya berwujud Toyota Kijang, tapi ada model baru yang menggunakan Daihatsu GrandMax. Modifikasi untuk duduk berhadap-hadapan.
    Kelebihan: sama de
    ngan bus nanggung, bisa diberhentikan suka-suka. Bayar bisa kurang, kalo nego jarak deket..
    Kekurangan: harus ngebungkuk pas masuk, tidak disarankan untuk yang punya masalah pinggang
  10. Bemo
    Bemo ini udah jarang ditemukan di Jakarta, tapi belive it or not, masih ada tuh.. Gue sering liat di daerah gunung sahari dan sekitarnya.. Sebenarnya nama ini mengingatkan gue sama senior jaman SMA dulu.. panggilannya sama.. Abis.. Bemper depannya emang mirip kendaraan roda tiga yang satu ini.
    Kelebihan: – (atau ada yang tahu kelebihannya naek bemo?)
    Kekurangan: mesti siap beradu lutut sama yang duduk di seberangnya.. gak cocok buat yang kakinya panjang atau berbadan tinggi..
  11. Bajaj
    Naik bajaj — yang mayoritas masih dikuasai model jaman dulu, biasa diplesetin BMW alias Bajaj Merah Warnanya.. Kendaraan roda tiga yang seharusnya berwarna oranye dengan kap belakang hitam ini
    Kelebihan: Menjangkau perumahan, terutama gang-gang kecil di komplek. Kapasitas lebih daripada ojek.. Bisa mengangkut 3 penumpang dalam satu bajaj. Lebih Nyaman dengan BBG.
    Kekurangan: Tidak ada tarif resmi mengenai kendaraan ini, jadi mesti pinter-pinter nawar. Berisik dan berpolusi (model 2 tak). Bergetar — sempat ada kasus teman yang bawa hard disk komputer baru sampai kena bad sector karena naik bajaj.
  12. Kereta Api / Kereta Rel Listrik
    Biarpun harusnya namanya KRL alias Kereta Rel Listrik, hampir semua orang selalu menyebut angkutan ini dengan Kereta Api / KA. (apasih ga penting).
    KRL ini jadi favorit gue kalo lagi jalan kuliah di depok, maen ke bogor atau kalo lagi mau belanja di mangga dua. Tapi sejak ga ada barengan, aku pun mulai meninggalkan angkutan jenis ini karena relatif tidak aman untuk jalan sendirian (based on my experience).
    Kelebihan: Murah, relatif lebih bebas hambatan dibanding lainnya, justru kendaraan lain terhambat apabila angkutan model ini melintas.
    Kekurangan: Satu perjalanan terganggu, mengakibatkan perjalanan lainnya juga terganggu. Suka ngaret datang, penumpangnya banyak banget sampai harus berjejal jejal kayak ikan sarden.. Dan ditambah tukang asongan, pengamen dan gelandangan yang ikut ngeramein perjalanan kita.

  13. Motor Pribadi
    Kalau motornya matic, mungkin enak untuk jalan di jakarta. Tapi kalau pakai kopling, yah lumayan juga untuk melatih kekuatan kita menembus kemacetan di jalanan. Yang jelas, motor pribadi ini jadi banyak pilihan orang saat ini karena harganya yang murah. Kok murah? ya iyalah.. DP 300rb an juga udah bisa bawa pulang motor. Ga sanggup nyicil di bulan keberapa? balikin aja lagi.. itung2 sempet icip bawa motor dengan harga murah.. :p Gak heran di Jakarta ini banyak banget motor berkeliaran.. Tinggal cek aja, lunas apa masih cicilan? hampir dipastikan kebanyakan yang nyicilnya.. Entah sanggup bayar sampe lunas apa berniat oper kredit dari awalnya..
    Kelebihan: Enak buat menembus kemacetan, relatif lebih cepat sampai. Hemat biaya karena irit bensin
    Kekurangan: Tidak direkomendasikan saat hujan (kecuali bawa jas hujan), dan dianaktirikan kalau ke mal. Seringkali parkiran untuk motor sangat tidak layak. Entah karena terlalu banyak motor di jalanan, atau memang pengelola parkir merasa rugi untuk memberikan space parkir motor.. Yang jelas emang gue sering nemu mal-mal jaman sekarang yang nyaris tidak memberikan space untuk parkir motor. Kalaupun ada, masuk dari jalan khusus belakang.
  14. Sepeda
    Actually, ini adalah favorit gue dari jaman SD dulu. Di Jakarta yang serba macet ini, sepeda bisa jadi alternatif yang cukup baik dan menyehatkan — kalau pakai masker tentunya. Harga yang relatif cukup murah (jangan disamakan dengan sepeda anjrit lho ya), sepeda ini nyaris bisa disamakan dengan jalan kaki sehingga daerah jangkauannya lebih luas.. Mau naek trotoar, melawan arah, lompat pagar atau berminat naik-turun Jembatan Penyebrangan Orang (JPO)? Hayuuk.. Hanya saja, jangan sampe kecelakaan.
    Kelebihan: Ringan, bisa diangkat kalau perlu. Bahkan dilipat (untuk model sepeda lipat). Bebas biaya bensin — tapi tetep butuh minimal air untuk pengendaranya. Sehat..
    Kekurangan: Sulit mencari parkir (bisa diatasi dengan mencari tiang listrik dan rantai gembok), berpotensi harus mandi di kantor apabila digunakan untuk perjalanan pergi. Dan untuk beberapa kasus langka, bisa berpotensi dilarang bersepeda ke kantor.. terutama karena ortunya trauma..
  15. Jalan Kaki
    Jalan kaki pun juga bukan berarti tanpa masalah. Jakarta emang gue bilang sempit, tapi bukan berarti lo bisa jalan dari satu tempat ke tempat lain di Jakarta dengan modal kaki doang. Kalaupun sanggup, lo bakalan lama di jalan dan bukannya sehat malah nyari penyakit. Sekedar jalan-jalan kaki sih oke aja, tapi jangan pernah berpikir mau jalan kaki dari rumah di depok terus punya kantor di monas.. Kalo nekat, jangan bilang gue ga pernah ingetin lho ya.. Lo bakalan senewen di jalanan.. Karena menjadi pejalan kaki pun banyak resikonya. Mulai dari kesandung batu, kepleset di trotoar, kesrempet spion motor, sampai jadi sasaran empuk para pemalak dan copet.
    Kelebihan: Sehat. Siapa sih yang ga mau jalan kaki?
    Kekurangan: Banyak. Sampe gak sanggup ngejelasinnya

Yah..
Ngeliat dari beberapa contoh pengalaman gue diatas..
Gue bisa bilang, gak ada satupun yang bisa gue andalkan untuk mobilitas gue sehari-hari.
Even mungkin gue hari-hari pake mobil (karena ga boleh naik sepeda ke kantor, kecuali siap dipecat jadi anak), gue kadang tetap memilih menggunakan motor — kalau lagi ada urusan ke tempat yang macet.. atau malah ga pake kendaraan pribadi dan memilih angkutan umum yang sesuai.

Hehe..Ternyata gue dah ngabisin waktu lama juga buat nulis beginian
Kerja lagi yuk..
Besok ada aanwijzing Lelang Alat Pengolah Data nih..

curhat orang betawi yang lagi senewen jalan di kotanya sendiri
monas, 13 oktober 2008

pic courtesy of benny & mice – lagak jakarta

109 Comments

Filed under Uncategorized

Ocehan si Mbot: Gilanya Orang Kantoran

Kalimat yang mengena langsung ketika membaca buku ini adalah..

“Apa yang dilakukan orang di kantor?
Apapun, kecuali kerja.”

Dari sini gue udah curiga kalo ni buku udah jelas bukan hasil kerja keras, tapi hasil iseng seorang blogger sinting yang punya kelebihan waktu untuk mengomentari lingkungan sekitarnya dan menulisnya dalam sebuah blog. Dan dari kumpulan blog itulah sehingga buku ini bisa ada.

Jujurly, gue sempet ga percaya dapet tugas ngebaca isi buku ini –bahkan sebelum bukunya terbit– dan dikasih deadline untuk nulis review..
Yang bener ajeee.. Lu kira gue pegawai negeri kurang kerjaan yang punya banyak waktu? *eh gak sepenuhnya salah ding :-p

Awalnya gue pikir.. Apa sih susahnya nulis review buku nya si mbot?
Toh isinya bisa dibilang ‘basi’ buat gue. Yah sori dori mori stroberi nih, secara gue kenal ma si penggemar film star wars ini sejak 2005.. jadi gue udah baca jurnal-jurnalnya jauh sebelum dia memutuskan untuk bikin buku.. bahkan sebelum dia belum sempet mikirin mau punya anak :p
Tapi gue bertekad untuk ngebaca setiap kata dan kalimat yang ada di buku ini. Karena gue yakin akan ada beda antara versi yang pernah gue baca beberapa tahun yang lalu dengan versi cetaknya ini.

Ternyata gue cukup salah..
Buku ini merepotkan.. Setidaknya untuk dibaca..
Kenapa? Karena satu halaman buku ini telah sukses bikin gue dikira gila telah ngakak di depan monitor komputer selama sekurang-kurangnya 5 menit. Kalau dikalikan jumlah halaman buku ini.. Berarti gue akan butuh waktu setidaknya 1.360 menit untuk tertawa. Setara dengan 22,6 jam. Lah, kalo itu untuk ketawanya doang.. Berapa dong waktu yang gue butuhin untuk baca buku ini sampai selesai?

Yang gue inget..
Buku ini telah sukses ngebuat gue sampe menjalankan program calculator untuk ngitung total persentase di tulisan yang judulnya “Email-email jail”.. lo markup 32.78% gung.. sialan loe! apa? mau bilang gue makhluk kubikel kurang kerjaan?

Yang gue inget..
Nama gue telah tercemar (lagi) sebagai seseorang yang “kelihatan lugu” di tulisan yang judulnya “Tip Menghindari Orang Menguping Pembicaraan Telepon Tanpa Terlalu Kentara Bahwa Kita Sedang Berusaha Agar Pembicaraan Telepon Kita Tidak Dikupingi“.. Selama ini kan yang baca cuma di blog.. sekarang dia mau menghancurkan reputasi gue dengan menulisnya di buku..! Damn..

Yang gue inget..
Buku ini sukses bikin gue begadang tengah malem sampe sekarang (jam 3 pagi) demi nulis beginian.

Nyesel?
Engga juga..

Ngebaca buku ini masih lebih baik ketimbang ketemu penulisnya langsung.. Suer !

Coba dong bayangin ketika lagi curcol tentang cewe yang nyebelin..
“Gung.. Gue lagi punya masalah ni.. Soal cewek”
“Kenapa lagi lo..?”
“Ya.. kalo seandainya lo jadi gue.. Lo bakal gimana ma tu cewe?”
“Idih.. gue ga bakalan mau jadi elo..”

*ck..!

Belum lagi istri sang penulis yang ternyata bersekongkol dengan suaminya untuk ikut-ikutan membuat suasana bertamu jadi makin hampa –sumpah rasanya jadi pengen pulang, kalo udah didatengin tapi malah dicela-cela–

ah kok jadi ngomongin soal si penulis dan tukang kue yang angkuh itu (angkuh? iyalah.. secara pesanan satu toples sagu keju aja gak pernah direalisasikan.. padahal sih katanya ngaku sahabat lama.. lama atau bekas? entahlah.. tanyakan saja pada rumput yang bergoyang)

Kembali ke bukunya..

Yah.. Ngebaca buku ini mengingatkan gue pada jurnal-jurnal lama nya si agung. Sayang memang karena sudah dibukukan, jurnal-jurnal itu sudah tidak ada lagi. Padahal gue sempet inget banget ngerasa diomongin pas baca tulisan yang judulnya “Dementor”.

Bingung untuk memilih tulisan mana yang paling favorit..
Tapi yang bener-bener gak bisa gue lupain itu..

“Kalau Psikolog Ikut Psikotest”
“Ceramah Anti Ngantuk
“Daftar Jawaban Alternatif untuk Pertanyaan Standar”

Percaya deh, ngebaca buku ini akan membuat lo bersyukur banget telah dilahirkan lebih normal ketimbang penulis buku ini..
Kayaknya bakalan banyak orang yang bergumam “kok ada sih orang kayak dia?”

Setelah baca semuanya sampai terakhir..
Kayaknya satu kata yang bisa gue tulis.. Sama dengan maggie di film “Simpsons The Movie”..

Sequel?

77 Comments

Filed under Uncategorized

Meragukan Keberuntungan

Pernah berharap akan datangnya keberuntungan?

Well.. I do..

Sayangnya.. Berdasarkan pengalaman aku, aku bukan tipe orang yang beruntung.

Ngarep pengen menang undian..? Dapet grand prize? Siapa yang ga mau?

Berulang kali ngirim kartu pos sayembara baik di majalah maupun tabloid.. gak pernah tembus..

Ikutan sms undian dari operator.. sampe undian tabungan bank.. belum pernah sekalipun dapet hadiah, even hadiah hiburan atau souvenir..

Bahkan sampe maksa nelepon quiz televisi untuk ngedapetin hadiah cuma cuma sebesar 100rb aja.. gak pernah bisa dapet..

Gak usah jauh-jauh deh..

Contoh simpelnya aja..
Arisan yang diadakan oleh 8 orang, bersama dengan teman-teman.. Aku selalu dapet kocokan paling buntut..
Undian berdua sama temen untuk menentukan mau jalan kemana aja.. alias cuma urusan 1:2.. kemungkinan aku kalah masih diatas 70%..

Gimana mau ngimpi ikutan Who wants to be a millionaire atau Superdeal 2 Milyar? Bweh..

Jujur, kadang iri sama temen yang sering beruntung..

Misalnya, ketika lagi ada acara door prize pas lagi acara kantor.. ada total 20 hadiah untuk diperebutkan oleh 25 orang.. Dengan rasio kemenangan jauh lebih besar dari yang kalah.. Ternyata aku termasuk 5 orang yang kurang beruntung itu..

Belum lagi apes misalnya..

  1. Musim Hujan. Tiap hari bawa payung.. Ga pernah hujan.. Pas sekalinya gak bawa.. Eeeh, hujan turun aja gitu.. Ck!
  2. Lagi ada pembagian flashdisk gratisan di salah satu stand pameran. Pas ngantri.. Persis di depan aku itu adalah yang terakhir dapet.. Sampai di aku cuma dapet “maaf mas, flashdisk nya habis”..
  3. Temen-temen sekelas pada nyontek pas ujian.. Mereka ga ketahuan.. Tapi pas aku coba nyontek sekali.. Ketahuan sampe dipanggil wali kelas.. Damn..

Aggh… Masih banyak deh apes yang ga bisa dijelasin satu per satu..
Sampai aku meragukan keberuntungan ku..

Tapi itu semua bukan berarti aku gak bersyukur lho ya..
Aku yakin bahwa semua ada hikmahnya.

Mungkin aku tidak diberikan kemudahan untuk mendapatkan sesuatu yang aku inginkan dalam waktu singkat..

Jadi inget salah satu sms yang aku dapat..
“Kalau semua keinginanmu jd nyata, kapan Tuhan berkesempatan untuk memberimu kejutan dalam hidup? Makanya aku hanya berdoa, semoga kejutan di hari esok, akan jadi kebahagiaan dalam hidupmu yang bisa kita bagi dalam senyuman.”

Yap.. Bener banget..
Aku yakin dibalik bad luck aku untuk urusan keberuntungan ini.. Ada kejutan yang menanti aku..

Dan untuk itu.. Aku hanya perlu bersyukur..
Karena aku yakin, banyak yang jauh lebih tidak beruntung dari aku..

Tebet, 6 Oktober 2008
pic from here

44 Comments

Filed under Uncategorized

Lebaran kali ini..

Akhirnya tahun ini bisa merayakan lebaran lagi..
Bisa sholat ied… *maklum tahun lalu kan lebaran dirumah sakit
Bisa makan ketupat..
Bisa keliling-keliling kerumah sodara..

Walau sempet ngeluh karena banyaknya sodara yang mesti disamperin.. [masalahnya, biasa keluarga betawi.. tetangga depan rumah jaman dulu dianggep sodara.. berlangsung turun temurun sampe ke cucu cicit.. alhasil aku dan cucu nya dari temen kakek nenek aku juga ga saling mengenal..] tapi tetep seru..

Even tahun ini gak ada yang spesial..
Cuma seminggu libur kantor dan mulai sibuk seperti biasa..
Tapi layak untuk disyukuri..

Eniwei..
Meski lebaran udah lewat beberapa hari..
Rasanya untuk orang kantoran masih dalam suasana Idul Fitri..

So, aku juga mau ngucapin
Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mohon Maaf Lahir dan Batin..


kerja lagi yukkkk…

30 Comments

Filed under Uncategorized